AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus melakukan penguatan layanan kearsipan melalui berbagai inovasi yang bertujuan menjaga dokumen penting dan sejarah daerah agar tetap terpelihara dengan baik.
Kepala Dinas (DPK) Kota Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pengelolaan arsip memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan pemerintahan sekaligus menjaga memori kolektif daerah.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi juga sumber informasi penting yang memiliki nilai sejarah.
“Arsip merupakan bagian penting dari perjalanan daerah. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar informasi dan dokumen penting tetap terjaga,” ujar Retno, Selasa (12/5/2026).
Adapun, DPK Bontang saat ini menjalankan program PITASIRARA, yakni pendampingan penataan arsip untuk membantu pengelolaan dokumen agar lebih tertata dan mudah diakses.
Selain itu, terdapat inovasi PORTAL, yakni pameran virtual arsip vital yang memungkinkan masyarakat mengenal berbagai dokumen penting daerah secara digital.
“Melalui PORTAL, masyarakat bisa melihat dan mengenal arsip penting daerah tanpa harus datang langsung. Ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan kearsipan kami,” timpal Retno.
Retno menilai, inovasi di bidang kearsipan penting dilakukan agar pengelolaan dokumen pemerintah semakin modern, aman, dan mudah diakses masyarakat.
“Kami ingin arsip daerah tidak hanya tersimpan rapi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat,” pungkasnya.






