AksaraKaltim – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang resmi membuka Pelatihan Kecantikan Kulit pada Kamis (4/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen strategis pemerintah daerah dalam mendongkrak kualitas, produktivitas, dan daya saing tenaga kerja lokal agar mampu menjawab tantangan dunia usaha dan industri.
Dalam pelaksanaannya, Disnaker Kota Bontang menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Multi Kursus Training sebagai mitra instruktur. Sebanyak 21 peserta yang telah lolos seleksi akan mengikuti program intensif ini guna menguasai keterampilan di sektor jasa kecantikan.
Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim menyampaikan bahwa sektor jasa kecantikan memiliki peluang usaha yang cukup besar dan terus berkembang. Artinya, kompetensi dibidang ini dianggap sangat menjanjikan bagi warga Bontang dan dapat membuka lapangan kerja baru kedepannya.
“Pelatihan akan berlangsung selama 20 hari dengan total 160 jam pelajaran. Selama mengikuti kegiatan, peserta akan mendapatkan pembelajaran teori dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan di bidang perawatan kecantikan kulit,” terangnya.
Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga dirangkai dengan uji kompetensi sebagai bentuk pengukuran kemampuan peserta. Mereka yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha sendiri.
Menurut Asdar, program pelatihan berbasis kompetensi menjadi bagian dari komitmen Disnaker Bontang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, profesional, dan siap bersaing.
Di sisi lain, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor jasa kecantikan kulit yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan yang tersertifikasi, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang usaha yang ada sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga,” ujarnya.
Dengan adanya program tersebut Disnaker Kota Bontang membuktikan konsistensinya dalam menghadirkan program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, serta berpihak pada pengembangan ekonomi kreatif masyarakat di berbagai sektor potensial. (Adv)






