Transparansi Bapenda Bontang Berbuah Kepercayaan, Warga Kini Aktif Bantu Sosialisasi Pajak

Dashboard Bapenda yang selalu dipublikasikan tiap bulannya melalui media sosial resminya. (Istimewa)

AksaraKaltim – Keterbukaan informasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang mulai menunjukkan hasil positif. Publikasi rutin capaian penerimaan pajak daerah dinilai berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pendapatan daerah.

Kepala Bapenda Bontang Natalia Trisnawati mengatakan, sejak informasi realisasi pajak dipublikasikan secara berkala, pertanyaan masyarakat mengenai penggunaan dana pajak maupun capaian pendapatan daerah berangsur berkurang.

Menurutnya, masyarakat kini dapat melihat langsung perkembangan realisasi penerimaan pajak tanpa harus meminta data secara khusus kepada Bapenda. “Minimal masyarakat bisa mengakses dan melihat sendiri bagaimana realisasi pajak daerah. Mereka bisa mengetahui capaian Pajak Bumi dan Bangunan maupun jenis pajak lainnya secara terbuka,” ujarnya.

Natalia menilai keterbukaan tersebut menjadi salah satu cara membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Sebelumnya, masyarakat kerap mempertanyakan posisi penerimaan pajak maupun perkembangan realisasinya. Namun setelah data dipublikasikan secara berkala, tingkat pemahaman masyarakat meningkat.

“Kalau dulu masyarakat sering bertanya, sekarang mereka bisa membaca sendiri data yang kami sajikan. Itu yang kami inginkan, agar informasi dapat diakses dengan mudah,” katanya.

Ia mengungkapkan, dampak lain dari keterbukaan informasi tersebut adalah meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Bahkan, sejumlah pengurus Rukun Tetangga (RT) menyampaikan keinginan untuk ikut membantu menyosialisasikan kewajiban perpajakan kepada warga.

“Ada yang datang dari Forum RT dan menyampaikan ingin membantu Bapenda mengedukasi masyarakat mengenai pajak. Itu menjadi hal yang sangat positif bagi kami,” ungkap Natalia.

Menurutnya, dukungan masyarakat menunjukkan bahwa transparansi tidak hanya menghasilkan kepercayaan, tetapi juga melahirkan kolaborasi antara pemerintah dan warga.

Natalia berharap budaya keterbukaan informasi terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak lagi memandang pajak hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah.

Ia memastikan Bapenda akan terus memperbarui informasi capaian pendapatan daerah secara berkala agar masyarakat memperoleh data yang akurat dan mudah dipahami. (Adv)