AksaraKaltim – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, memastikan program literasi yang menjadi ajang lomba tahunan tetap berjalan, meski adanya efisiensi anggaran.
Retno mengungkapkan, lomba bertutur tahun ini tetap bisa terlaksana berkat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Ia menyebut, tidak semua daerah mampu menggelar kegiatan serupa di tengah keterbatasan anggaran.
“Masih ada daerah yang tidak melaksanakan lomba bertutur, tapi Bontang tetap berjalan,” ujarnya di Gedung Mini Teater DPK Bontang, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, komitmen pemerintah daerah menjadi kunci keberlanjutan program literasi.
Selain lomba, DPK juga tetap menjalankan peningkatan kapasitas SDM kearsipan. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan sharing session secara daring.
Retno menegaskan, efisiensi tidak boleh menghambat peningkatan kualitas layanan. Ia juga terus mendorong akreditasi perpustakaan di sekolah dan kelurahan. Ia optimistis literasi Bontang tetap berkembang meski dalam keterbatasan.
“Target kami capaian akreditasi bisa meningkat signifikan tahun ini,” terangnya.






