Wali Kota Neni Buka Final Lomba Bertutur DPK Bontang, Tekankan Literasi sebagai Kunci SDM Unggul

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, membuka final Lomba Bertutur 2026 garapan DPK Bontang.

AksaraKaltim – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi membuka final Lomba Bertutur tingkat Kota Bontang tahun 2026.

Kegiatan final lomba bertutur berlangsung meriah dengan diikuti 10 peserta terbaik tingkat SD/MI yang lolos dari tahap penyisihan.

Dalam sambutannya, Ia menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi membangun sumber daya manusia unggul. Ia pun menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian literasi Kota Bontang.

“Kita kota dengan IPLM tertinggi di Kalimantan Timur dan peringkat empat nasional,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perkuat Keterbukaan Informasi, PPID DPK Bontang Siap Optimalkan Konten Medsos

Ia menegaskan bahwa literasi bukan hanya membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi.

“Literasi itu kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan memanfaatkan teknologi digital,” katanya.

Sehingga, lomba bertutur ini dinilai menjadi wadah penting untuk melatih komunikasi verbal anak-anak sejak dini.

“Bertutur itu menyampaikan cerita dan informasi dengan baik. Ini bagian dari literasi,” jelasnya.

Neni yang juga merupakan bunda literasi ini memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan setiap tahun. Ia juga mengajak orang tua untuk terus mendukung anak-anak dalam mengembangkan literasi.

BACA JUGA:  Tata Ulang Struktur PPID DPK Bontang, 16 Pejabat Fungsional Dikerahkan

“Ini bagian dari komitmen kita mencerdaskan anak-anak Bontang. Maka itu, peran orang tua juga penting dan harus memberi semangat agar anak-anak tumbuh jadi generasi cerdas dan tangguh,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis DPK Bontang Retno Febriaryanti dalam laporannya menyampaikan, bahwa lomba bertutur tahun ini mengangkat cerita lokal sebagai materi utama peserta, sebagai bentuk pelestarian budaya daerah sekaligus penguatan identitas lokal di kalangan generasi muda.

BACA JUGA:  DPK Bontang dan Dispusip PPU Saling Bertukar Ide Tingkatkan Literasi dan Minat Baca di Daerah

“Sekarang kita sudah memiliki banyak cerita rakyat khas Bontang yang dikembangkan bersama penulis lokal dan tersedia di perpustakaan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa capaian literasi Bontang terus menunjukkan tren positif, meskipun secara nasional terjadi penyesuaian indikator penilaian IPLM.

“Alhamdulillah tingkat kegemaran membaca masyarakat Bontang juga tercatat sebagai yang tertinggi di Kalimantan Timur,” tandasnya. (Adv)