AksaraKaltim – Momentum Peringatan Hari Kartini menjadi panggung penegasan bagi kaum perempuan di Kota Bontang. Mengingat kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam emansipasi perempuan, pendidikan, dan kesetaraan gender.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti mengatakan pentingnya peran perempuan dalam demokrasi sebagai penggerak demokrasi berkualitas.
Dimana, perempuan juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena menjadi pendidik pertama dalam keluarga.
Pernyataan itu disampaikan dalam dialog yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertema “Kartini Berdaya: Perempuan Bontang untuk Demokrasi Berkualitas”.
“Kecerdasan anak dipengaruhi oleh faktor genetik ibu. Makanya, Penting bagi perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Selain itu, perempuan juga berkontribusi dalam ekonomi keluarga yang berdampak pada pertumbuhan daerah dan juga sebagai agen perubahan sosial yang menjaga nilai dan memperkuat solidaritas masyarakat.
“Perempuan adalah kekuatan utama perubahan, bukan sekadar bagian dari pembangunan,” timpalnya.
Ia mencontohkan Raden Ajeng Kartini sebagai sosok inspiratif dengan semangat belajar dan berpikir maju. Perempuan dinilai mampu terlibat di berbagai sektor, termasuk pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Maka itu, perempuan diharapkan terus aktif untuk mendorong demokrasi yang lebih baik,” tutupnya.
Diketahui, 21 April, dimana hari lahirnya Kartini pada 1879 silam dan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964. (Adv)
(Penulis: YZ)






