AksaraKaltim – Peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 yang diperingati pada 18 Mei 2026 dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang untuk memperkuat pengelolaan arsip di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
Melalui momentum tersebut, DPK Bontang Retno Febriaryanti menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola arsip demi mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya sebagai Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) terus berupaya mendukung peningkatan indeks kearsipan daerah, dengan menargetkan capaian indeks kearsipan Kota Bontang dapat meningkat dari predikat “A” menjadi “AA”.
“Pada peringatan Hari Kearsipan ke-55 ini, kami berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selaku lembaga kearsipan daerah dapat membantu Pemerintah Kota Bontang meningkatkan nilai indeks kearsipan dari A menjadi AA,” ujar Retno, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, target tersebut dinilai memungkinkan untuk dicapai karena berbagai pembenahan sistem pengelolaan arsip terus dilakukan di seluruh perangkat daerah.
Selain sebagai bentuk pemenuhan administrasi, peningkatan indeks kearsipan juga disebut menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Maka itu, menurut Retno keberhasilan peningkatan indeks kearsipan sangat bergantung pada komitmen setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menerapkan tata kelola arsip yang baik dan sesuai standar.
“Tata kelola arsip yang tertib dan baik di masing-masing OPD menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan indeks kearsipan Kota Bontang secara keseluruhan,” katanya.
Ia pun berharap peringatan Hari Kearsipan Nasional dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang sistematis dan berkelanjutan.
“Jika pengelolaan arsip di seluruh perangkat daerah semakin baik, maka capaian indeks kearsipan Kota Bontang juga akan ikut meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turut menyampaikan ucapan selamat dalam momentum Hari Kearsipan Nasional ke-55.
Neni menekankan bahwa pengelolaan arsip tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung penguatan budaya literasi masyarakat.
“Dirgahayu Hari Kearsipan Nasional Ke-55. Empowering The Future. Semoga Perpustakaan Nasional semakin mantap dalam meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat dan tingkat kegemaran membaca di Indonesia, dan Indonesia semakin literat. Salam Literasi,” ucap Neni.






