AksaraKaltim – SD Negeri 006 Bontang Selatan sukses menorehkan prestasi gemilang di penghujung tahun lalu. Sekolah ini resmi dianugerahi penghargaan Adiwiyata Mandiri pada Desember 2025, sebuah predikat tertinggi dalam program lingkungan hidup tingkat nasional bagi satuan pendidikan.
Keberhasilan ini disebut sebagai buah dari kolaborasi solid antara pihak sekolah, orang tua, hingga warga sekitar.
Guru Pembina Ekstrakurikuler SDN 006 Bontang Selatan, Zakia Nur Masruroh, mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif siswa menjadi kunci utama kemenangan tersebut.
“Penghargaan ini tidak lepas dari kerja sama warga sekolah dan pihak luar. Para siswa kami libatkan langsung dalam perawatan tanaman, mulai dari menyiram hingga membawa tanaman dari rumah,” ujar Zakia mewakili kepala sekolah.
Zakia menjelaskan bahwa edukasi lingkungan di SDN 006 tidak hanya sebatas teori di dalam kelas. Pihak sekolah mengintegrasikan materi perawatan tanaman ke dalam mata pelajaran untuk menumbuhkan rasa kepemilikan siswa terhadap ekosistem sekolah.
Beberapa langkah yang rutin dilakukan dan melibatkan pelajarnya langsung diantaranya, perawatan mandiri, dimana iswa dijadwalkan secara rutin untuk merawat tanaman di area sekolah. Optimalisasi green house, sebagai pusat edukasi botani bagi peserta didik dan terakhir, budaya kebersihan juga langsung melibatkan siswa dalam menjaga sanitasi lingkungan sekolah secara konsisten.
Meski telah meraih predikat Mandiri, SDN 006 Bontang Selatan berkomitmen untuk tidak lengah. Memasuki tahun 2026, sekolah fokus pada keberlanjutan program agar budaya cinta lingkungan tetap terjaga.
“Kami tidak hanya mengajak mereka membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang seberapa penting tindakan mereka bagi masa depan. Ini soal pembentukan karakter,” tutur Zakia. (Adv)






