AksaraKaltim – Bencana erosi di bantaran Sungai Mahakam kembali terjadi. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 05.00 Wita, Jumat (7/8), melanda Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, dan mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.
Berdasarkan laporan sementara di lapangan, longsoran tebing sungai terjadi secara tiba-tiba saat subuh. Material longsoran menghancurkan sekaligus menyeret sejumlah aset milik warga ke aliran Sungai Mahakam.
Sedikitnya satu unit rumah warga amblas ke sungai bersama satu unit mobil yang terparkir di dekat lokasi kejadian.
Selain itu, sedikitnya 20 unit sepeda motor juga ikut terseret dan tertimbun material longsoran. Peristiwa yang terjadi dalam waktu singkat itu sempat memicu kepanikan warga yang bermukim di bantaran Sungai Mahakam.
“Suaranya bergemuruh keras seperti ada yang runtuh secara masif. Saat kami lihat ke luar rumah, bagian bibir sungai sudah ambrol bersama bangunan dan kendaraan,” ujar salah seorang warga yang menjadi saksi mata.
Hingga saat ini, aparat kampung bersama pihak kecamatan, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih berada di lokasi. Petugas melakukan evakuasi material yang tersisa, mendata kerugian warga, serta memetakan kawasan yang berpotensi mengalami longsor susulan.
Pemerintah setempat mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Mahakam, khususnya di Kampung Muara Bunyut dan sekitarnya, agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, kondisi tanah di bibir sungai masih labil dan berpotensi memicu erosi susulan akibat derasnya arus Sungai Mahakam.
(Kaltimpost.id)






