Titik Terang Krisis Pengajar, Disdikbud Bontang Siapkan Rekrutmen 127 Guru Pengganti

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha. (Aksara Kaltim)

AksaraKaltim – Persoalan ancaman krisis guru di Kota Bontang mulai menemukan titik terang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana merekrut guru penganti sebanyak 127 orang dan diutamakan warga ber KTP Kota Taman.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan perekrutan guru penganti sebanyak 17 orang kemungkinan dilakukan dengan dua tahap, yakni di 2026 dan 2027 mendatang.

Mengenai tahapan detail dan waktu perekrutan, Disdikbud masih melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Taman-sebutan Bontang. Sementara sampai saat ini BKPSD sendiri masih menunggu persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI.

“Jadi 127 itu (guru), ada yang di 2026 dan ada juga di 2027. Paling tidak skenarionya seperti itu. Perkrutan belum tahu pasti karena kami masih tunggu arahan BKPSDM,” paparnya, Rabu (15/4/2026).

Kata dia, sistem pengupahan guru pengganti menggunakan sistem rekening belanja jasa dengan menggunakan dana Bantuan Alokasi Sekolah (BOS). Bagi sekolah yang guru pendidiknya masuk masa purna sekolah kemungkinan akan ditambah. Namun berapa nilai kenaikan dana Bos belum dapat dipastikan besarannya. Karena akan disesuaikan lebih dulu dengan kemampuan keuangan Kota Bontang.

Sementara, bagi sekolah yang tidak memiliki guru yang pensiun dana Bos-nya tidak mengalami kenaikan. Kemudian, untuk upah guru pengganti besarannya akan disesuaikan dengan UMK Bontang saat ini.

“Bos sekolah yang gurunya pensiun akan dinaikkan. Kalau sekolah tidak ada yang purna tugas gurunya, maka tetap. Kemungkinan upahnya UMK nanti,” ungkapnya.

Diketahui, pada tahun 2026 diprediksi terdapat ratusan guru di Bontang mengalami masa purna tugas atau pensiun. (Adv)