Kasus Stroke di Bontang Tembus 1.012, Diabetes dan Hipertensi Jadi Faktor Risiko

Ilustrasi. (Istimewa).

AksaraKaltim – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat sebanyak 1.012 kasus stroke terjadi di Bontang, angka kasus tersebut berdasarkan hasil seluruh data dari Rumah Sakit (RS) yang beroperasi di Kota Taman sebutan lain dari Kota Bontang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Bontang, Sudirman mengatakan sepanjang tahun 2026 dari Januari sampai Oktober mencatat sebanyak 1.012 kasus warga Bontang yang terdampak penyakit stroke.

“Dari tarikan data di semua RS di Bontang tahun ini total sudah 1.012 kasus stroke,” ucap Sudirman.

BACA JUGA:  Osteoporosis Tak Kenal Usia, Dinkes Bontang Ajak Masyarakat Olahraga Sejak Muda

Ia menambahkan, rata-rata usia yang terdampak penyakit stroke di Kota Taman saat ini berada di usia 40 tahun keatas, dengan penyakit Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) yang menjadi salah satu penyebab utama terkena stroke.

“Iya, rata-rata pasien stroke adalah usia 40 tahun keatas dengan penyakit Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT),” tegasnya.

Selain itu menurut Sudirman, penyebab usia produktif 15 sampai 59 tahun terkena penyakit stroke dikarenakan kurang menjaga pola hidup sehat dan tingkat stres yang tinggi. Kemudian, tidak rutin melakukan pengobatan apabila mempunyai penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi, bahkan merasa abai dengan kondisi kesehatannya.

BACA JUGA:  Ahli Bedah di Jerman Tak Sengaja "Tertular" Tumor Pasien Usai Operasi

“Penyebabnya kurang menjaga pola hidup sehat mas dan tingkat stres tinggi,” jelas Sudirman.

Sudirman menjelaskan, mengenai gejala awal stroke biasanya sakit kepala secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas dan terasa kebas atau kesemutan pada separuh sisi tubuh.

Selain itu, pandangan kabur atau mendadak gelap pada salah satu kedua mata, bahkan salah satu gejala stroke juga adalah senyum yang tidak simetris, gerak separuh anggota tubuh mendadak melemah dan bicara tidak nyambung atau sulit memahami pembicaraan orang lain secara tiba-tiba.

BACA JUGA:  Satu Penderita TB Bisa Tulari 10 Orang, Kaltim Paksa Skrining Massal Keluarga Pasien

Diketahui, pada tahun sebelumnya yakni 2025 Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat 1.205 kasus stroke berdasarkan hasil penarikan semua data dari Rumah Sakit (RS) di Bontang.

Penulis: Rahmat Ibnu.

Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u311674831/domains/aksarakaltim.id/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4731