Keberagaman Budaya di Bontang, Gubernur Kalitm Apresiasi BCC dan Pawai Budaya Garapan Disdikbud

Gubernur Rudy Mas'ud saat memberikan sambutan dan membuka BCC 2025. (Aksara Kaltim).

AksaraKaltim – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudi Mas’ud mengapresiasi perhelatan Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya, Sabtu (25/10/2025).

Orang nomor satu di Kaltim tersebut merasa kagum dengan berbagai penampilan kostum peserta. Mulai dari busana adat berbagai suku hingga karnaval. Ditambah lagi membludaknya antusian warga yang hadir menyaksikan langsung BCC dan Pawai Budaya 2025.

BACA JUGA:  Pelajar SMPN 3 Bontang Sabet Emas dan Perak di Pertandingan Pickleball Mataram 2024

“Pemkot Bontang dan panitia (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) saya apresiasi yang setinggi-tingginya. Karena acara ini sukses dan meriah,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekedar seremonial semata, tapi sebagai bentuk jadi diri masyakat yang ada di Bontang. Kota Bontang memiliki daya tarik sendiri,. Selain sebagai kota industri, religius tapi juga kota dengan bebagai macam suku budaya.

BACA JUGA:  Cegah Anak Putus Sekolah, Disdikbud Bontang Wacanakan Program Community Boarding

Rudy Mas’ud sangat mendukung pengembangan wisata Bontang melalui kegiatan berbasis budaya sehingga menumbuhkan UMKM kedepannya.

“Kekayaan dan keberagaman budaya harus terus terjaga di era moderen melalui BCC dan Pawai budaya. Ini sebagai bukti jika kita hidup, meski berbeda agama dan budaya tapi mari saling membangun Bontang dan kalimantan timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha menyatakan budaya merupakan identitas diri masyarakat Indonesia. Terlebih mengenakan baju adat bukan soal penampilan semata.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Bakal Tertibkan Paguyuban, Dasar Hukum Tarik Iuran Dipertanyakan

“Tapi bagaimana kita menghargai kearifan lokal suatu daerah yang ada. Serta nilai-nilai adat suku budaya sebagai jati diri kita semua,” terangnya.