AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang memastikan pelaksanaan lomba perpustakaan tetap berjalan tahun 2026 ini tetap berjalan meskipun terbatas anggaran.
Kepala Bidang Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, mengatakan untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan di tahun ini mendapat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik dari pemerintah pusat.
Skema pendanaan tersebut menjadi alternatif di tengah keterbatasan fiskal daerah, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan pembinaan perpustakaan. perubahan sumber anggaran ini merupakan langkah strategis agar program tahunan tetap terlaksana.
“Sekarang kita menggunakan anggaran dari pusat melalui DAK nonfisik,” ujarnya belum lama ini.
Indra menegaskan, dukungan tersebut sangat membantu dalam menjaga kesinambungan program literasi di daerah, terutama saat alokasi APBD harus difokuskan ke sektor lain.
Meski demikian, pelaksanaan lomba tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang terukur.
“Kegiatan lomba di DPK ini sekaligus menjadi instrumen untuk mengevaluasi standar layanan dan pengelolaan perpustakaan di tingkat lokal,” timpalnya.
Adapun, kategori yang dilombakan meliputi salah satunya perpustakaan sekolah dan perpustakaan kelurahan, dengan tahapan seleksi berjenjang hingga tingkat nasional.
Melalui dukungan anggaran pusat ini, diharapkan kualitas perpustakaan di Bontang semakin meningkat dan mampu memenuhi standar nasional secara lebih luas.






