AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang menggelar bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan sekolah sebagai langkah percepatan menuju akreditasi nasional.
Kegiatan bertema “Strategi Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Menuju Akreditasi Nasional” ini melibatkan 103 peserta dari jenjang TK hingga SMA/SMK serta Madrasah Aliyah.
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor penting dalam mendorong kualitas perpustakaan. Saat ini, banyak pengelola perpustakaan yang masih merangkap tugas sehingga belum optimal.
“Kondisi ini berdampak pada rendahnya capaian akreditasi. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi prioritas,” jelasnya.
Maka itu, melalui kegiatan tersebut Retno sangat mengapresiasi atas kolaborasi dari berbagai pihak yakni, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang.
“Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam membangun ekosistem literasi yang lebih baik.
Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Bontang yang dibacakan Staf Ahli Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM (PKSDM), Lukman menekankan bahwa perpustakaan harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.
Pengelolaan berbasis teknologi dan standar nasional menjadi keharusan agar tetap relevan bagi peserta didik.
“Perpustakaan harus menjadi pusat pengetahuan dan kreativitas, bukan sekadar tempat penyimpanan buku,” ungkapnya.
Ketua Panitia yang juga Ketua PGRI Bontang, Saparuddin, juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis sekaligus menyamakan persepsi para pengelola perpustakaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi serta kesiapan pengelola dalam memenuhi standar akreditasi,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Rusmiati dan Marten Rumana, serta dari DPK Bontang, Rizky Hasanah. Sebanyak 103 peserta dari jenjang TK hingga SMA/SMK dan Madrasah Aliyah mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 5 – 6 April 2026.
Dengan menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi dan daerah, bimtek ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif sekaligus mendorong peningkatan akreditasi perpustakaan sekolah di Bontang dalam waktu yang lebih cepat.






