Kaltim  

Kaltim Berpeluang Hujan hingga 20 April

Prakiraan curah hujan di Kaltim

AksaraKaltim – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memperkirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) berpeluang mengalami hujan kategori menengah di kisaran 50-150 milimeter (mm) mulai hari ini sampai 20 April 2025.

“Adanya peluang hujan antara 80-90 persen ini, maka semua pihak diharap mewaspadai dampaknya seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, dan tanah longsor,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor, Sabtu (12/4) melansir Antara.

Selain banjir dan tanah longsor, lanjutnya, masyarakat juga diimbau mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, karena hujan yang turun juga berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Menurutnya, prakiraan peluang curah hujan pada dasarian II April (I1-20) April 2025, secara umum wilayah Kalimantan Timur diprakirakan hujan pada kategori menengah dengan peluang berkisar antara 80-90 persen.

BACA JUGA:  Sembilan Wilayah di Kaltim Diprediksi Hujan Petir pada 27-28 Oktober

Kecuali sebagian Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Mahakam Ulu, dan Kabupaten Kutai Kartanegara bagian barat yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi 150-300 milimeter dengan peluang mencapai 60 persen.

Riza melanjutkan, pada prakiraan deterministik curah hujan dasarian II April, secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori menengah pada kisaran 75-150 mm.

BACA JUGA:  Cuaca Kaltim Makin Tak Menentu, BPBD Tetapkan Siaga Bencana Sepanjang 2026

“Kecuali sebagian kecil Kabupaten Kutai Barat bagian utara dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi antara 150-300 mm,” katanya.

Sedangkan pada prakiraan deterministik sifat hujan dasarian II April, wilayah Kaltim umumnya diprakirakan memiliki sifat hujan kategori normal antara 85-115 persen hingga atas normal antara 116-150 persen.

BACA JUGA:  Kaltim Diprediksi Alami Hujan Disertai Angin Kencang hingga 20 Juli

Sementara berdasarkan hasil pemantauan hari tanpa hujan dasarian I April, lanjut Riza, Provinsi Kaltim selain mengalami hujan, ada juga yang mengalami hari tanpa hujan.

“Wilayah Kaltim yang mengalami hari tanpa hujan berada dalam kriteria sangat pendek antara 1-5 hari. Wilayah dengan durasi hari tanpa hujan terpanjang terdapat di Kelurahan Teritip di Kota Balikpapan dengan durasi hari tanpa hujan mencapai lima hari,” kata Riza.