AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang terus memperluas jangkauan layanan literasi melalui program Perpustakaan Keliling (Pusling) yang beroperasi sepanjang Juni 2026.
Layanan tersebut menyasar berbagai lokasi, mulai dari sekolah, taman kota, rumah ibadah hingga kawasan permukiman agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan bacaan.
Program ini menjadi salah satu strategi DPK Bontang untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada warga yang belum memiliki kesempatan berkunjung ke gedung perpustakaan.
Melalui kendaraan perpustakaan keliling, masyarakat dapat membaca maupun meminjam berbagai koleksi buku di lokasi yang lebih dekat dengan lingkungan mereka.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus meningkatkan minat baca di berbagai kalangan.
“Melalui Perpustakaan Keliling, kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh akses terhadap bahan bacaan meskipun tidak datang langsung ke perpustakaan. Harapannya, layanan ini mampu menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di Kota Bontang,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Indra menjelaskan, Sekolah menjadi salah satu lokasi prioritas layanan Perpustakaan Keliling DPK Bontang. Pada 15 Juni 2026, layanan ini hadir di SMP Bahrul Ulum dan SMA Negeri 3 Bontang. Dua hari kemudian, giliran SMP YPK dan SMAS Bahrul Ulum yang mendapat kunjungan serupa.
Selanjutnya, pada 18 Juni layanan dijadwalkan hadir di SMAS IT YABIS Bontang dan SD 1 YPK. Menurut Indra, pembiasaan membaca perlu dibangun sejak usia sekolah agar dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari siswa.
“Lingkungan sekolah menjadi tempat yang strategis untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Kami berharap kehadiran Perpustakaan Keliling dapat mendorong siswa lebih akrab dengan buku dan meningkatkan ketertarikan mereka untuk membaca,” katanya.
Lebih lanjut, Indra mengungkapkan Pusling tidak hanya menyasar sekolah, layanan Perpustakaan Keliling juga hadir di berbagai ruang publik dan fasilitas umum. Pada 20 Juni, masyarakat dapat mengakses layanan ini di Taman Tanjung Laut dan Lapangan Kampung Baru. Selanjutnya, pada 21 Juni, Perpustakaan Keliling dijadwalkan beroperasi di Masjid Al Mujahiddin dan Masjid Baitul Muttaqin.
Sementara itu, pada 27 Juni layanan kembali hadir di Lapangan Kampung Baru serta Rumah Adat Tator. Rangkaian kegiatan selama Juni akan ditutup pada 28 Juni dengan kunjungan ke Rusunawa dan Taman Adipura.
DPK Bontang berharap masyarakat dapat memanfaatkan kehadiran Perpustakaan Keliling untuk menambah wawasan dan meningkatkan kebiasaan membaca.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini. Semakin tinggi minat baca masyarakat, semakin kuat pula fondasi literasi yang dapat dibangun bersama di Kota Bontang,” tutup Indra.






