Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Tepi Sungai Mahakam Mangkurawang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kondisi korban ditemukan di tepi Sungai Mahakam tepat disamping sebuah kapal penyebrangan. (Istimewa)

AksaraKaltim – Personel gabungan dari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dan Polsek Tenggarong bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang pria di tepi Sungai Mahakam, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (16/7/2026) sore.

Jasad korban berinisial AS (38) ditemukan di area Galangan Kapal, Jalan Mangkurawang RT 19, dalam posisi terlentang dengan tangan kanan menekuk ke dada, tangan kiri menekuk ke pinggang, dan kondisi hidung mengeluarkan darah.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, melalui Kasi Humas IPTU Maryono, mengonfirmasi bahwa penanganan awal langsung dilakukan sesaat setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju TKP guna melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, mencatat keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang untuk dilakukan visum,” ujar IPTU Maryono saat memberikan keterangan pada Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan keterangan saksi bernama Diki, peristiwa bermula pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, Diki bersama dua rekannya, Ramli dan Andri, berkumpul di rumah korban untuk acara bakar ikan selepas pulang bekerja.

Memasuki pukul 18.00 WITA, mereka berempat beranjak menuju lokasi penumpukan pasir di sekitar tepi sungai untuk memancing. Satu jam berselang, tepatnya pukul 19.00 WITA, korban berpamitan untuk pulang lebih dulu.

“Sekitar 15 menit setelah korban pamit, saksi Diki, Ramli, dan Andri memutuskan untuk ikut pulang karena mengira korban sudah tiba di rumahnya,” jelas Maryono.

Namun, pihak keluarga melaporkan bahwa AS tidak kunjung kembali ke rumah sejak malam itu. Istri korban juga membenarkan bahwa suaminya pergi mencari ikan bersama ketiga temannya sejak jam 7 malam.

Khawatir dengan keberadaan korban, pihak kerabat bersama warga, di antaranya Yudi dan Hadi, akhirnya melakukan penyisiran dan pencarian mandiri pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WITA, hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai.

Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari RSUD AM Parikesit untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.