Saeful Rizal Minta MPLS Jadi Sarana Bentuk Adab dan Karakter Intelektual Siswa

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (AksaraKaltim)

AksaraKaltim – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di Kota Bontang mendapat perhatian serius dari jajaran legislatif.

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, menekankan agar pelaksanaan MPLS tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan harus menyentuh kenyamanan spiritual guru dan murid.

Menurut Saeful, aspek spiritualitas di lingkungan sekolah menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada penguatan moralitas dan kenyamanan proses belajar-mengajar.

“Pelaksanaan MPLS sejauh ini sudah cukup bagus. Namun, dalam konteks kebermanfaatan, kondisi spiritual guru dan murid tentu harus menjadi prioritas. Hal ini akan berpengaruh besar terhadap kenyamanan dan moralitas yang ada di sekolah,” ujar Saeful.

Ia menegaskan, pihak sekolah wajib menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan ramah bagi anak-anak. Dirinya mewanti-wanti agar tidak ada lagi ruang bagi tindakan perundungan (bullying) maupun kekerasan fisik sesame murid selama masa orientasi berlangsung.

Saeful berharap MPLS dapat ditransformasikan sebagai sarana pembentukan karakter. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai adab, etika, dan rasa hormat siswa terhadap guru serta orang yang lebih tua.

“Tumbuhkan kondisi yang kondusif dan iklim intelektual. Dengan begitu, anak-anak akan selalu memiliki inisiatif untuk belajar. Belajar menjadi sebuah keinginan dari dalam diri anak itu sendiri, tanpa harus terus-menerus disuruh oleh guru,” lanjutnya.

Lebih lanjut, politisi PKS Bontang ini mengingatkan agar paradigma lama tentang orientasi sekolah yang identik dengan perpeloncoan harus sepenuhnya ditinggalkan. Jangan sampai aktivitas di sekolah justru meninggalkan trauma mendalam bagi siswa maupun orang tua.

“Jangan sampai ada lagi anggapan bahwa MPLS itu adalah perpeloncoan yang membuat anak trauma, bahkan membuat orang tua mereka trauma untuk menyekolahkan anaknya di suatu sekolah,” pungkas Saeful.

Diketahui, tepat hari ini pelaksanaan MPLS resmi dimulai dan proses pembelajaran tahun ajaran baru resmi dimulai. (Adv)