KNPI Bontang Gagas Musbangda dalam Raperda Kepemudaan, Jamin Ruang untuk Perempuan dan Disabilitas

KNPI Bontang tengah terlibat dalam rapat pembahasan Raperda Kepemudaan. (AksaraKaltim)

AksaraKaltim – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bontang mengusulkan mekanisme Musyawarah Pembangunan Pemuda (Musbangda) untuk diakomodasi ke dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepemudaan yang tengah dibahas.

Wadah ini disiapkan sebagai ruang resmi bagi generasi muda untuk menuangkan ide dan gagasan untuk pembangunan Kota Taman yang lebih baik.

Ketua DPD KNPI Kota Bontang, Indra Wijaya, menjelaskan bahwa Musbangda dirancang dengan sistem berjenjang agar mampu menyerap aspirasi dari tingkat paling bawah hingga ke struktur pemerintahan kota.

“Alurnya dimulai dari pemuda akar rumput di tingkat kelurahan, khususnya rekan-rekan pemuda yang aktif di tingkat RT. Seluruh usulan mereka akan ditampung terlebih dahulu untuk dibawa ke tingkat kecamatan,” ujar Indra.

Untuk di tingkat kecamatan, usulan-usulan tersebut akan dikomandoi langsung oleh pengurus KNPI tingkat kecamatan bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di wilayah setempat. Setelah rampung selanjutnya usulan tersebut akan disambut oleh DPD KNPI Kota Bontang di tingkat kota.

Menurut Indra, seluruh gagasan yang terkumpul nantinya tidak hanya menjadi catatan internal, melainkan akan disinkronkan secara formal dengan rencana kerja pemerintah daerah. Langkah ini diambil agar pemuda memiliki andil nyata dan terukur dalam kebijakan pembangunan kota.

Selain memastikan alur yang terstruktur, Indra juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas program ini. Ia menjamin bahwa Musbangda akan mengedepankan asas keadilan sosial tanpa ada kelompok yang terabaikan

“Kami memastikan prinsip kesetaraan tidak akan terabaikan dalam wadah ini. Ruang yang sama akan diberikan sepenuhnya, baik itu untuk keterwakilan perempuan, kelompok disabilitas, maupun elemen pemuda lainnya,” pungkas Indra.